Rabu, 02 Februari 2011

Cara Menginfus Printer Biasa Sendiri Dengan Mudah

Bagaimana Cara Menginfus Tinta Printer Atau Menginfus Printer Sendiri :
Nah disini jawabannya ...
Kalau anda bisa menginfus printer kita sendiri , anda bisa lebih menghemat minimal Rp.100.000 dibandingkan dibawa ke tukang infus printer....
Silahkan Menyimak Langka-Langkah Berikut ini :
  
Cara & langkah-langkah menginfus printer :


Alat dan Bahan
a) Tabung
b) Tinta
c) Catrid
d) Tisue
e) Lem lilin
f) Plakban
g) Korek
h) Alat untuk melubangi catridge (bor, obeng kecil,/beda kecil yang tajam

Langkah-Langkah Yang Harus Di Lakukan :

  1. Siapkan tabung dan kemudian buka penutup tabung yang besar untuk pengisian tinta
  2. Lipat slang infus dan usahakan lipatan tersebut berada di atas rata-rata tinta
  3. Ambil tinta dengan suntikan, usahakan ambil dengan menggunakan satu tangan,pastikan lubang jarum suntikan berada pada posisi atas agar pada saat proses pengambilan tinta tidak tumpah pada lbang jarum tersebut
  4. Masukan tinta pada tabung dengan pelan2 agar tinta tidak berbusah (pastikan penutup tabung yang kcil tidak terbuka, agar udara untuk mendorong tinta ke catrid tetap stabil)
  5. Setelah slesei memasukan tinta segera tutup penutup tabungnya agar udara tetap
  6. Untuk catridge jenis cannon harus di lubangi dengan alat khusus, sampai selebar karet infus, setelah itu karet infus msukan ke dalam catridge
  7. Atur selang hitam lebih pendek dari slang yang lain, dan pastikan pemasangannya rapi
  8. Pasang leter L pada ujung slang untuk memudahkan slang menancap ke catridge
  9. Ketika memasang selang, catrid harus sudah di pasang pada printer, agar slang tidak nyangkut pada printer dan untuk mengetahui seberapa jarak agar slang bisa berjalan dengan baik pada saat proses mengeprint
  10. Pastikan pemasangan slang ke catrid terpasang dengan baik, untuk warna biru berada pada jarak yang lebih jauh dari pada warna kuning, dan warna merah berada pada posisi bawah dari kedua warna tersebut, untuk warna hitam berada pada catridge yang berbeda
  11. Atur selang agar tidak menghambat jalannya catridge pada proses prin
  12. Lepas karet yang di pasang untuk menghambat jalannya tinta, dan pastikan catridge lebih rendah dari rata tinta, agar tinta bisa mengalir dengan baik
  13. Agar lebih lancar sedot tinta dengan pinset/suntikan, agar msuknya tinta bisa lbih stabil
  14. Saat penyedotan pastikan penutup tabung yang kecil terbuka untuk memberi dorongan pada tinta saat di sedot
  15. Setelah selesai menyedot usahakan langsung tutup penutup kecilnya agar jalannya bisa terkendali,
  16. Dan langsung pasang pada catrid agar lebih rapi lakukan pada semua warna
  17. Dan yang terakhir lengketkan catrid pada printer dengan menggunakan lem lilin yang tersedia agar terlihat lebih rapi,
  18. Menginfus selesai.

Merawat Printer Yang Menggunakan modifikasi Tinta Infus

Tinta infus itu adalah tabung dengan tinta tambahan yang dipasang pada bagian luar printer dan dipasok kedalam printer melalui selang infus. Selang yang dipasang pada printer Merk Canon selalu dimasukkan kedalam cartridge asli. Lain halnya dengan Printer Merk Epson, yang selangnya dipasang pada cartridge yang bukan asli. selangnya terdiri dari 4 warna, atau beberapa tipe printer seperti Epson R230 selangnya ada 7 warna.

Bila anda jarang memakai printer (katakanlah seminggu sekali, atau sebulan sekali) saya sarankan anda untuk tidak memasang tinta infus. Karena tinta infus biasanya mengalami masalah pada tekanan selang, disebabkan adanya perbedaan tekanan dengan udara luar yang bila dibiarkan cukup lama akan mengakibatkan turunnya tinta(muncul gelembung udara pada selang). Dan juga pada head printer akan cepat mengalami kerusakan, disebabkan genangan tinta yang selalu ada pada celah head printer. Genangan tinta ini muncul karena cartridge selalu berisi penuh tinta. Jadi sebaiknya gunakan saja tinta jenis suntikan karena headnya akan lebih awet.
 
Perhatikan juga dengan garansi anda. Printer yang telah diinfus tidak ada lagi garansinya, karena infus printer adalah tinta yang bukan asli dari produk printer yang anda beli. Tinta infus adalah modifikasi printer yang notabene tidak dilegalkan oleh produsen printer. Jadi lebih baik jika anda habiskan dulu tinta aslinya baru menginfus printer.

Nah, bila anda tetap mau menginfus printer anda maka perhatikanlah saran-saran berikut ini agar printer anda tetap awet adanya :
 
a. Tempatkanlah tabung infus sejajar dengan head printer anda. Hal ini bertujuan agar tekanan isap dari head printer yang mengambil tinta tidak terlalu sukar atau juga tidak terlalu mudah (Seimbang). Bila terjadi gelembung udara pada selang cukup gunakan fasilitas "cleaning" dari software printer anda. Maka kekosongan tinta tadi akan terisi kembali. Bila setelah di cleaning ternyata tinta tetap tidak naik, maka perhatikan selangnya apakah ada mengalami kebocoran, atau elbownya ada yang patah/retak, atau juga karet elbow mengalami koyak. Seandainya selangnya yang koyak, coba tambal lubangnya. Seandainya elbownya patah, maka ganti dengan elbow yang baru. Atau karetnya koyak juga ganti dengan yang baru. Satu hal yang perlu diperhatikan juga, bila anda mengangkat tabung infus tinggi-tinggi maka itu adalah kesalahan, karena tinta akan terisi banyak kedalam cartridge dan akan menyebabkan melubernya tinta pada head printer. Selagi memperbaiki selang atau elbow harap ikat dulu selangnya dengan karet atau lakban agar tinta tidak meluber kemana-mana.
b. Bila kualitas cetak tidak memuaskan, coba lakukan print nozzle check. Perhatikan apakah tintanya dapat keluar semua atau tidak. Coba lakukan cleaning satu atau dua kali. Bila ada tinta yang tidak muncul maka kemungkinan besar ada penyumbatan pada celah head printer anda. Cara mengatasinya yaitu:
- ikat dahulu selangnya agar tinta tidak meluber.
- lepaskan selang dan elbownya dari cartridge printer.
- Ambil selembar tissue dan coba tempelkan pada head beberapa kali sampai tintanya muncul ditissue.
- Bila tinta tetap tidak muncul-muncul coba ambil suntikan dan hembuskan udara dengan suntikan tersebut melalui lubang cartridge secara perlahan sampai tintanya keluar.
- Bila tinta dapat keluar dengan lancar, tetapi tidak muncul saat mencetak, maka pemompa tinta didalam cartridge yang bermasalah. Dalam hal ini cartridge harus diganti baru, karena tidak dapat diperbaiki. Hal ini disebabkan karena desain cartridge yang dikunci mati dengan head printer. Bila dibuka maka saat menutupnya kembali akan ada celah yang mengakibatkan udara masuk sehingga tabung infus tidak akan bekerja dengan normal.
- Bila anda telah selesai melakukan servis infus anda, pasang kembali selangnya dengan benar, jangan sampai selangnya tersangkut ketika printer akan digunakan.
 
c. Bila anda baru pertama kali menggunakan tinta infus, maka suatu saat akan muncul suatu pesan error yang mengakibatkan anda tidak bisa mencetak. Hal ini adalah normal, karena cartridge didesain oleh pabriknya memiliki umur cetak. Solusinya adalah tekan dan tahan tombol resume pada printer anda selama 5 detik. Maka printer akan kembali dapat mencetak seperti biasa. Maksud dari menekan tombol resume, adalah mengabaikan pesan error tinta habis.

d. Jangan kaget bila anda mendapati bahwa status tinta di komputer anda menjadi kosong setelah mencetak sekian lama, padahal tinta infus anda masih banyak. Hal ini
disebabkan karena sistem monitoring tinta pada cartridge adalah berbasiskan counter kertas yang diprint. Bukan berbasiskan monitoring banyaknya isi tinta cartridge. Jadi biarkan saja status tinta anda kosong adanya, toh anda tetap bisa mencetak.

e. Jangan lakukan cleaning terlalu sering, karena akan mengakibatkan penuhnya penampungan tinta buangan pada printer. Hal ini biasanya ditandai dengan adanya error Absorber Full. Bila absorber printer anda full, maka anda harus mengganti absorber printer anda dengan yang baru atau mengeringkan tinta buangannya secara manual, dengan membongkar printer anda. Absorber tinta didalam printer berbentuk spons berbentuk balok panjang dan terhubung oleh selang pembuangan tinta printer. Bila anda sudah menservis absorber printer anda, printer juga masih tetap akan menampilkan pesan error tersebut. Solusinya adalah dengan mereset counter absorber printer anda. Untuk tipe Canon IP1980, IP1880, IP1700, IP1300, IP1200, cara mereset absorbernya sbb:
- Matikan dahulu printer anda (Power Off)
- Cabut kabel powernya
- Tekan dan tahan tombol powernya
- Sambil menahan tombol powernya, pasang kabel powernya kembali.
- Sambil menahan tombol powernya, tekan tombol resume 2x
- Lepaskan tombol powernya
- Hidupkan printer
- Maka settingan absorber printer anda akan kembali 0
 
f. Selalu tutup kembali infus anda setelah selesai menggunakan printer. Hal ini bertujuan agar tinta tidak mengalir secara perlahan kedalam cartridge (Mengunci tinta)

Panjang juga ya ... baiklah sekian dulu. Jadi kesimpulannya, menggunakan tinta infus adalah beresiko terhadap printer anda, tapi bila anda paham cara menggunakan tinta infusnya maka printer anda akan awet, dan bisa dipergunakan terus.
Baca juga: